Rombongan Mpu Kumbhayoni, yang saat itu masih berusia dua puluh lima tahun namun sudah menyandang gelar Mpu, bergerak senyap melintasi hutan lebat menuju Randu Watangan. Kewaspadaan terpancar dari dirinya yang berjalan di depan, matanya mengamati setiap detail sekitar dengan tatapan serius. Di belakangnya, Wulung dan Mahesa Seta, dua pemuda berusia delapan belas tahun yang telah diasah dalam pertempuran sejak dini, siaga dengan Pedang Pancaduta dan tongkat baja tergenggam erat.Sementara itu, Laturana, seorang pria muda berusia awal dua puluhan dengan keahlian magis tinggi, melindungi Dyah Ayu Manohara dan Panukuh di bagian tengah, membentuk formasi benteng bergerak. Panukuh, meski usianya baru genap dua belas tahun, membawa gada besarnya dengan ketenangan luar biasa, menunjukkan kematangan yang dipaksa oleh zaman.Tiba-tiba, kedamaian hutan pecah oleh raungan genderang perang yang menggema dari segala arah. Ratusan prajurit elite berseragam keemasan Medang, dengan pengalaman tempur y
Last Updated : 2025-12-06 Read more