“Aku tidak mengatakan ini tanpa alasan, Sylar,” suara Mona bergetar, namun masih berusaha tegas. “Viviene pergi sejak pagi kemarin, tidak memberi kabar, tidak kembali sampai sekarang. Bagaimana jika—”“Cukup.” Nada Sylar tajam, memotong kata-kata Mona dengan kasar.Mona terdiam sejenak, namun kegelisahan di dadanya sudah terlanjur menumpuk.“Bagaimana jika dia diculik?” lanjutnya, suaranya lebih pelan, hampir seperti bisikan takut. “Kau tahu sendiri situasi di luar sana—”Sylar berbalik dengan cepat. Wajahnya mengeras, rahangnya menegang. “Jangan bicara omong kosong,” bentaknya. “Kau terus saja mengatakan hal-hal yang tidak masuk akal.”Beberap
Last Updated : 2026-02-18 Read more