Karaton Badra mengandalkan dua hal untuk menopang kas keuangan. Upeti dan monopoli bisnis.Ratu Badra penguasa tertinggi yang mengatur sektor pangan, sandang, serta bumi dan mineral. Untuk mendukung kekuasaannya, ia memiliki aset vital seperti pabrik kain, Badan Pangan, tambang mineral dan juga pabrik senjata.Dalam praktik di lapangan, Ratu Badra tidak mengurus bisnisnya secara langsung. Ia dibantu oleh putra mahkota mengelola sektor sandang dan pangan di bagian hulu. Di bagian hilir, para pangeran yang ambil peran.“Yang Mulia!” Ganendra berdiri di depan pintu kediaman Prameswari Widuri.Ia tidak berani masuk ke dalam. Lelaki itu tahu, harus menghindari masalah.Kamakarna melihat ekspresi ajudannya. Ia memiliki firasat buruk. Sang Putra Mahkota pun meninggalkan Widuri dan Ndari.“Ada apa?” tanya Putra Mahkota pelan agar orang lain tidak mendengarnya.“Pabrik tekstil kebakaran,” bisik Ganendra.
Leer más