Pukul lima shubuh Kalandra sudah sibuk menyiapkan barang-barang yang akan dibawanya. Hari ini dia akan menuju Jakarta. Sudah waktunya pria itu melakukan pemotretan lagi. Dan kali ini pemotretan akan dilakukan di dua tempat, Batam dan Singapore. Alya masuk ke dalam kamar. Dia membawa beberapa potong pakaian untuk suaminya. Tak butuh waktu lama, tas berisi pakaian dan ransel berisi peralatan memotret sudah selesai disiapkan. Kalandra menarik Alya hingga wanita itu duduk di atas pangkuannya. “Nabil masih tidur?” “Iya, Mas. Mas berangkat jam berapa?” “Setengah tujuh.” “Pemotretan di mana, Mas? Batam?” “Iya. Selesai di Batam, kita lanjut ke Singapura. Kamu mau dibeliin apa, sayang?” “Ngga usah. Uangnya kan dipakai buat nyicil pinjaman ke kantor.” “Tapi kan ngga semuanya aku setor. Seperti kemarin, masih kebagian lima juta. Lagian nanti aku bukan cuma motret aja, tapi syuting juga.” Sambil berbicara, Kalandra membuka daster yang dikenakan istrinya. Sebelum perg, dia ingin melakukan
Last Updated : 2026-01-06 Read more