Clarin semula mengira dirinya salah dengar, tapi kesadarannya perlahan menjadi lebih jernih.Dia membalikkan badan, berniat melanjutkan tidurnya. Namun, dia tiba-tiba mendengar suara benda jatuh dan pecah dari luar.Kini dia benar-benar yakin, tadi memang ada seseorang yang memanggilnya.Sepertinya Carles sudah pulang.Dia mengucek mata, menyingkap selimut, lalu turun dari ranjang dan keluar kamar.Di ruang tamu, dia melihat Jovan memegang segelas air, sementara Carles terbaring mabuk di sofa.“Em … Kak Carles mabuk,” kata Jovan. Begitu melihat Clarin mengenakan piyama lengan panjang dan celana panjang, dia segera mengalihkan pandangan demi menjaga sopan santun. “Karena kamu sudah bangun, kamu yang merawatnya saja. Aku pulang dulu.”Awalnya Clarin mengira Carles pulang sendirian, makanya dia keluar kamar dengan mengenakan piyama.Dia pun berkata dengan sopan, “Terima kasih sudah mengantarnya pulang. Minum air dulu sebelum pergi.”Jovan langsung meneguk habis air hangat di tangannya yan
続きを読む