Begitu sampai di sisi Arumi, Langit langsung mengulas senyum manis yang meneduhkan. “Maaf ya, saya lama,” ucapnya lembut. Tanpa menunggu jawaban, ia segera melangkah mendekati troli dan bersiap untuk mendorongnya. Namun, belum juga Langit berhasil melakukannya, Arumi sudah lebih dulu bersuara. “Kenapa, karena Om ketemu Mama?” tanya Arumi. Pertanyaan itu, jelas bukan sekedar rasa ingin tahu, namun lebih kepada tuduhan. Seketika Langit membeku. Tangannya yang sudah terulur hendak meraih tuas troli, mendadak menggantung di udara. Lalu dengan perlahan, ia turunkan kembali tangannya dan melihat Arumi dengan tatapan bingung. “Maksud kamu?” tanyanya. “Om Langit barusan ketemu Mama, kan? Iya kan, Om?” cerca Arumi. “Kamu menuduh saya?” Langit mulai terlihat kesal. “Arum nggak nuduh, Om. Tapi Arum liat sendiri, Om Langit keluar dari arah yang sama dengan Mama.” “Ada begitu banyak orang yang jalan dari arah yang sama dengan saya, Arumi. Terus, apa mereka semua menemui saya?” tanya
最終更新日 : 2025-12-23 続きを読む