"Nggak, nggak mungkin, Mas." Tika terus menggeleng, tak percaya akan apa yang dia dengar. Wanita itu ingin berkata lagi, namun gerakan suaminya membuat dia terdiam. Eko membuka mata, meminta minum, lalu menatap Tika dan meraba pakaiannya. "Mana celanaku, kau ambil semua, Hah?"Suara itu meninggi, namun Tika dengan cepat meraih celana kotor yang memang belum sempat dia bawa ke belakang. Eko merogoh kantongnya, lalu mengeluarkan seikat uang berwarna merah dengan jumlah yang cukup banyak. "Mas, kamu ... dapat ini dari mana? Upahmu nggak sebanyak ini, Mas." Suara Tika menuntut kejelasan. Sedangkan Eko menyeringai dan kembali menggumamkan kalimat yang sama seperti yang tadi Tika dengar. "Jangan kau katakan pada siapa pun, apalagi orang kota itu," bisik Eko sembari menatap pintu kamar Ijah. Eko mengatakan, jika dirinya telah mengh4bisi Bagyo, karena temannya itu telah memakan semua uang hasil penjualan pupuk dan alat-alat pertanian milik Asih yang dia curi. Jelas saja Tika tak percaya,
最終更新日 : 2026-01-16 続きを読む