"Siapa, Pak?" tanyaku dengan tatapan heran, mengerutkan kening. Tumben sekali ada tamu yang datang mencari Mas Bilal, padahal dia juga belum sampai rumah. "Saya tidak tau, Nona," jawab Pak Satpam sambil menggeleng perlahan. "Tapi saya sudah bilang bahwa Pak Bilal tidak ada di rumah, tapi dia tidak mau pergi. Malahan bilang ingin bertemu dengan istrinya Pak Bilal." Aku menghela napas perlahan. "Ya sudah, aku akan menemuinya saja," kataku kemudian menoleh menghadap Bibi, "Bibi tolong cek terus rendangnya, ya... jangan sampai airnya terlalu banyak menguap atau malah gosong. Kalau sudah benar-benar meresap dan dagingnya empuk, kompornya langsung dimatikan saja." "Baik, Nona," Bibi mengangguk setuju dengan suara lembut, segera mengambil sendok kayu yang ada di atas talenan dan berjalan ke arah kompor. Dia mulai mengaduk rendang perlahan, matanya memperhatikan masakan yang sedang mendidih dengan api kecil. Aku pun melangkah keluar dari dapur, dengan Pak Satpam yang mengikuti beberapa
Zuletzt aktualisiert : 2025-12-17 Mehr lesen