"Itu suara apa, Ra?" tanya Kamari dengan nada pelan, panik sekaligus gugup secara bersamaan. Bagaimana jika itu makhluk halus? Ah, dia paling takut dengan yang namanya hantu. "Ouh, biar kuperiksa." Razia segera ke lemari, membuka pintu dan pura-pura memeriksa. Razia meneguk saliva ketika matanya bersinggungan dengan manik elang Elzhar. Pria itu terlihat marah, melayangkan tatapan dingin yang membunuh. "Habis ini kami pergi kok, Kak," bisik Razia pada dia itu, dia berjongkok seolah sedang memeriksa sesuatu lalu setelah itu buru-buru menutup pintu lemari. "Ada kotak yang jatuh, Kam," ucap Razia pada Kamari, "yuk, cari makan. Aku sudah lapar nih," lanjutnya kemudian. Kamari menganggukkan kepala, memilih menurut karena berpikir Razia memang sungguh kelaparan. **** "Virza aneh nggak sih, Ra?" ucap Kamari, di mana saat ini dia dan Razia sudah kembali ke gedung apartemen. Mereka berjalan sambil mengobrol, di mana sebelum ini mereka berpapasan dengan Virza dan junior di kampus yan
Last Updated : 2025-12-26 Read more