Itu adalah biaya sepatu dan ongkos taksi. Kyna tidak mau mentransfer uang itu sendiri!"Oh, oke, oke," jawab Sani dengan buru-buru. Kemudian, dia segera mengeluarkan ponselnya dan mentransfer uang itu."Emm." Kyna pun hendak naik ke kamarnya.Tepat saat dia sampai di tangga, Sani berkata kepadanya, "Tuan bilang uangnya kebanyakan.""Bilang saja, aku mau tanggung semua biayanya. Kalau masih ada lebih, suruh dia isi pulsa beberapa ponselnya!"Saat ini, tubuh Kyna masih dipenuhi bau laut, alkohol, dan hot pot. Dia bahkan sempat muntah juga. Jadi, dia sangat ingin mandi dan berganti pakaian bersih.Sani tidak mengerti maksud Kyna, tetapi hanya perlu menyampaikan perkataannya."Bi Sani." Setelah melihat sosok Kyna menghilang di tikungan tangga lantai dua, Eldric berkata, "Coba kulihat apa yang dia katakan." Sani agak ragu untuk memberikan ponselnya. Namun, Eldric ... adalah pacar Kyna saat ini.'Ya sudahlah, berikan saja,' pikir Sani sambil menghela napas, lalu menyerahkan ponselnya.Eldri
Read more