“Iya, Dok. Suami saya biarpun saya lagi bunting tetap minta jatah tiap malam. Katanya saya legit,” ucap perempuan itu, terdengar bangga sekaligus malu-malu. “Mmnnff…” Hani semakin tak kuat menahan tawanya. Lala memperhatikan penampilan si pria. Sandal jepitnya tampak usang, kakinya kurus kering dengan urat menonjol. Pipi pria itu terlihat cekung, giginya banyak yang sudah copot, dan rambutnya dipenuhi uban. “Masih selera ya kamu,” kata Lala refleks. “Gimana lagi, Dok. Enak,” jawab si istri santai. Lala nyaris pingsan mendengarnya. Padahal usia suaminya sudah seperti ayahnya sendiri, tapi perempuan itu tetap mau dijadikan istri. “Anak keberapa?” tanya Lala lagi, mencoba tetap profesional. “Tiga belas, Dok,” jawab si suami. “Apa?” Lala makin terkejut. “Maksudnya dari istri yang lainnya juga, Dok,” jelas si istri cepat. “Memangnya Anda punya berapa istri?” tanya Lala, nyaris kehilangan keseimbangan. “Lima, Dok,” jawab pria itu bangga. “Lima?” Lala menatapnya
Last Updated : 2026-01-04 Read more