[BREAKING NEWS: KEBAKARAN HEBAT DI KEDIAMAN TRADISIONAL JEPANG, SETAGAYA TOKYO. DUA KORBAN JIWA DITEMUKAN HANGUS.] Viktor membeku. Ia teringat laporan terakhir dari intelijen luar negeri bahwa Bryer sedang berada di Jepang mengejar Nona Berry. "Ayah, tunggu," Viktor menunjuk ke layar. "Itu rumah Nona Berry. Jurnalis gila itu baru saja lenyap terbakar di Tokyo." Leonid terdiam, menatap kobaran api di layar. Ketegangannya sedikit mengendur, namun kewaspadaannya tetap tinggi. "Jika dia mati, siapa yang akan mengelola kebocoran data ini? Kita harus memastikannya. Viktor, batalkan ke St. Petersburg. Kita pergi ke Kremlin. Aku perlu bertemu Dashiell. Dia harus mengonfirmasi jika itu benar-benar kematian si jurnalis atau sekadar pengalihan isu." Di salah satu bunker mewah di bawah Kremlin, suasana tampak kontras. Stewart duduk santai di sofa kulit, membelai Gliss, rubah merah cantik pemberian Kesia yang melingkar di pangkuannya. Di sekelilingnya, Thane, Callum, dan Dashiell sedan
اقرأ المزيد