"Pelan-pelan," ucap Alfred memberikan tisu pada Nesya.Nesya sudah menguasai dirinya, dia lalu menatap Alfred. "Kenapa mendadak? Aku belum beli baju, belum ke salon untuk menata rambutku," keluh Nesya."Masih nanti malam, Sya. Kamu masih punya waktu lebih," balas Alfred dengan santai."Tetap aja, kamu, iihhh," gerutu Nesya, "aku harus dandan cantik untuk bertemu Mama kamu.""Kamu udah cantik," ujar Alfred membuat Nesya tersenyum dan memeluk lelaki yang sangat dia cintai sejak dulu."Makasih, Sayang," jawab Nesya, "tapi antar aku beli baju dan ke Salon, ya," minta Nesya memeluk lengan Alfred dengan manja."Iya, aku antar," jawab Alfred dan Nesya langsung memberikan hadiah kecupan singkat di pipi lelaki itu.Sementara itu, Langit masih disibukkan dengan beberapa rapat yang sempat dia tunda waktu itu. Hari ini super padat karena dia masih harus mengurus beberapa investasi yang sedang Langit jalankan, sampai tidak ada waktu untuk menghubungi Melody."Besok ada jadwal apa?" tanya L
Last Updated : 2025-11-29 Read more