"Nesya!" hardik Alfred naik pitam jika membahas hal ini, "hargailah nyawa kamu, bisa nggak, sih!"Tangis Nesya pecah, make up yang sudah cantik kini pudar oleh air mata. Hati Nesya sakit jika harus seperti ini, tapi dia tidak mungkin meninggalkan Alfred. Hanya dia lelaki yang telah merenggut semua dalam hidupnya, entah masih ada lagi atau tidak lelaki yang mau menerima dia di luar sana."Aku mohon, Al. Sekali aja mengerti perasaanku seperti apa, nggak ada wanita di dunia ini yang suka melihat orang yang dia cintai bersama wanita lain. Apalagi wanita itu menaruh hati padamu," kata Nesya begitu frustrasi, mengusap air mata yang mengalir semakin deras."Tapi aku tetap memilih bersama kamu, Nes," jawab Alfred tak berubah pikiran sama sekali."Iya, kamu tetap bersamaku tapi tidak dengan hatimu, Al. Kamu masih aja menyebut nama Melo, Melo dan Melo aja. Kamu cinta sama dia?" pancing Nesya ingin melihat bagaimana reaksi Alfred.Lelaki itu malah tertawa dengan kesal. "Aku nggak cinta sama
Last Updated : 2025-12-01 Read more