"Tahan napas, Pangeran. Baunya memang seperti kaus kaki prajurit yang tidak dicuci sebulan, tapi khasiatnya jangan ditanya."Lian Ruo mengaduk mangkuk obat yang mengepulkan asap hijau pekat. Di meja, terhampar sisa-sisa Rumput Api dan Bunga Siluman Salju yang baru saja dipetik oleh Bai Lu dan Han Qing dari tebing curam di belakang istana.Shen Yuan menatap cairan kental itu dengan tatapan mencemooh. "Kau yakin ingin meracuniku dengan sampah ini?""Minum saja. Kalau kau mati, siapa yang akan membayarku bulan depan?" sahut Lian Ruo enteng sekali, ia kemudian menyodorkan mangkuk itu.Tanpa banyak bicara lagi, Shen Yuan menerima mangkuk itu. Ia sudah terbiasa menjadi kelinci percobaan medis para tabib istana.Terakhir sekitar lima tahun lalu, puluhan tabib terbaik kekaisaran datang silih berganti, menyuruhnya meminum ribuan jenis cairan pahit, menempelkan lintah, hingga membakarnya dengan dupa. Hasilnya tidak ada. Ia kecewa, lelah, dan akhirnya menutup hati.Shen Yuan menenggak cairan itu
Last Updated : 2025-12-30 Read more