Tanpa menjawab, Natasya langsung memeluk Aron dari samping. Tangannya melingkar di leher suaminya, wajahnya menempel di bahu Aron."Maafkan aku, Mas," bisik Natasya dengan suara bergetar.Aron masih kaku, tangannya masih memegang berkas. "Lepaskan. Kalau ada yang lihat bisa jadi masalah.""Aku tidak peduli. Aku hanya peduli sama Mas," Natasya mengencangkan pelukannya."Natasya...""Kumohon Mas, dengarkan aku dulu," pinta Natasya dengan nada memohon.Aron menghela napas tapi tidak mendorong istrinya. "Baiklah, bicara.""Tadi itu bukan apa-apa. Alex itu mahasiswa baru. Dia cuma minta teman karena dia belum kenal siapa-siapa. Kami bertiga cuma ngobrol biasa, tidak ada yang aneh-aneh. Mira juga ada di sana," jelas Natasya cepat."Tapi kamu tertawa sangat lepas bersamanya," ujar Aron dengan nada dingin."Karena dia cerita lucu tentang kehidupannya di Amerika. Itu wajar kan kalau aku tertawa?" argumen Natasya.Aron terdiam. Otaknya tahu istrinya benar, tapi hatinya masih sakit. Trauma masa
최신 업데이트 : 2025-12-28 더 보기