“Sayang, habis ini aku mau jajan banyak-banyak!” seru Cindy dengan riang, meski mulutnya masih sibuk mengunyah makanan. “Nanti kamu gendut, lho,” goda Nathan, juga sambil menikmati hidangannya. “Kira-kira kalau aku gendut, kamu masih sayang nggak?” tanya Cindy, matanya berbinar menuntut jawaban. “Pertanyaan macam apa ini, Sayang?” sahut Nathan. Wajahnya dibuat sedatar mungkin, namun nada bicaranya yang jenaka membuat pertahanan mereka runtuh. Keduanya terkekeh bersama, menciptakan harmoni kecil di tengah riuhnya restoran. “Tapi kalau aku hamil, aku jadi gendut, kamu masih sayang nggak?” tanya Cindy lagi, kali ini dengan sorot mata jahil yang semakin berani. “Lama-lama kamu yang aku makan,” bisik Nathan gemas. “Hahaha!” Tawa Cindy pecah hingga ia nyaris terbatuk. Melihat hal itu, Nathan dengan sigap meraih botol air mineral dan membukakannya untuk Cindy, menunjukkan perhatian yang begitu tulus. Pemandangan manis itu tak lepas dari tatapan Morgan di kejauhan. Matanya tak b
Last Updated : 2026-01-01 Read more