Jam 04.10 pagi.Langit masih gelap.Nadia memeluk guling erat-erat saat tidur, wajahnya basah sisa air mata.Kevin duduk di lantai kamar, bersandar ke ranjang, tidak tidur sama sekali.Matanya merah.Fokus.Dingin.Arkan tidur di sofa depan, kelelahan.Kevin tidak bergerak.Dia hanya menjaga.Setiap suara kecil di luar kamar membuat rahangnya mengeras.Pukul 04.12, AC kamar mengeluarkan bunyi klik kecil karena pergantian mode.Nadia langsung terbangun kaget.“VIN!!”Kevin langsung berdiri, memegang wajah Nadia.“Nad… itu cuma AC.”Nadia menutup wajah dengan tangan.“Maaf… maaf… aku jadi penakut…”Kevin memeluk Nadia erat.“Lo bukan penakut. Lo trauma.”Nadia menggigil.Napasnya pendek.“Dia beneran masuk rumah ini, Vin…”Air mata mulai turun lagi.“Dia masuk… dia liat aku tidur… Vin… gimana kalau dia nyentuh aku…”Kevin langsung menahan kedua pipi Nadia agar gadis itu menatap matanya.“Nad, lihat gue.”Tatapannya kuat, dalam, sangat serius.“Gue di sini.Lo aman.”Nadia menggeleng cep
Last Updated : 2025-12-05 Read more