Malam itu tidak seperti biasanya.Setelah Kairo pergi, Kevin memaksa Nadia tidur di penthouse—bukan di kosan, bukan di rumah ibunya, tapi tempat yang paling aman yang dia punya.Tim keamanan Cathy Group sudah menjaga seluruh gedung.Satu lantai dikosongkan.Sensor gerak dipasang ulang.Kamera ditambah dua kali lipat.Namun keamanan fisik tidak bisa menghentikan mimpi buruk.02.11 dini hari.Kevin terbangun oleh suara.Suara napas terguncang.Tersengal-sengal.Seperti seseorang tenggelam dan berusaha naik ke permukaan.“Nad…?”Dia menoleh.Nadia menggeliat dalam tidurnya, wajahnya pucat, dahi berkeringat.Kakinya seperti mencoba menendang sesuatu.Tangannya mencakar seprai.“Jangan… jangan buka… jangan buka pintunya…”Kevin langsung mendekat, memegang bahunya.“Nadia, bangun. Nad, lihat gue—”Tapi Nadia tidak bangun.Dia makin kerasap, tubuhnya ketakutan, napasnya terputus-putus.“Jangan… jangan seret aku…Jangan… tolong… jangan masukin aku ke ruangan… itu…”Kevin langsung memeluknya d
Last Updated : 2025-12-15 Read more