Sofia tampak mencorong kesal. “Hei, kok malah melotot? Kamu nggak tau siapa aku? Aku ini ca—”“Yasmin, tolong cek ruang rapat sekarang.” Alex sigap memotong ucapan Sofia.“B-baik, Pak Alex. Permisi, Bu.” Yasmin pun mengangguk pada Alex, lalu pada Sofia. Setelah itu bergerak keluar.“Dia siapa sih? Sekretaris kamu ya, Mas?” tanya Sofia. Matanya tampak tak lepas memindai punggung Yasmin. Sampai benar-benar Yasmin tidak kelihatan lagi, Sofia baru menoleh kembali pada Alex. “Hmm… dari bahasa tubuhnya keliatan banget dia ngincer Mas deh. Atau jangan-jangan kalian….”“Ada apa, Sof? Suaramu kedengeran dari luar loh.” Mama Vero tiba-tiba muncul di ambang pintu.“Itu sekretarisnya Mas Alex nggak sopan sama aku, Ma. Mana keliatan genit lagi.” Sofia memperlihatkan senyum sinis.Mama Vero justru meletuskan tawa.“Belain aku dulu dong, Ma. Kok malah diketawain.” Sofia tampak bertambah merajuk.“Sudah tenang saja, restu Mama hanya untuk kamu, Sayang.” Mama Vero terlihat menepuk pipi gadis berambut
Last Updated : 2025-12-19 Read more