“Hei, bukannya….” Tangan Alex terlihat menunjuk ke arah Faya dan Revan. Dahinya tampak berkerut, memperlihatkan jika lelaki itu sedang berpikir tentang sesuatu.Faya pias. Bola matanya bergerak menatap sang suami, lalu cepat berganti melirik Revan.Mata Revan berkedip pelan, setelah itu terlihat mengambil napas panjang di balik maskernya. Kemudian mengangguk samar.Melihat itu, Faya latah mengangguk, sebab dia mengerti Revan sedang memberitahunya agar dia tenang dan mengambil napas.“Bukannya sekarang hari Kamis? Betul nggak sih?” tanya Alex. Dahinya masih berkerut.“I-iya,” sahut Faya cepat. “Kenapa?”Alex tidak menjawab. Kepalanya sudah kembali menunduk, terlihat jari telunjuknya bergerak di layar ponselnya. Sedetik kemudian, Alex turun dari sisi yang berlawanan dengan sang istri.Tampaknya kesempatan kecil itu dimanfaatkan oleh Revan untuk mencondongkan tubuhnya sebentar pada Faya, dan berkata, “Nanti kita ketemu ya.”Faya hanya terpaku. Bahkan ketika Alex sudah sampai di sampingny
Last Updated : 2025-12-23 Read more