Hendri, yang biasanya tidak peduli, mendadak datang menjemput karena ada teman lama mereka yang ingin bertemu. Dalam acara makan malam itu, Hendri terus menatap Siska, wajah siska terlihat pucat dan kelelahan, Hendri dengan wajah masamnya berpamitan dengan teman lama mereka dan ijin pulang duluan. "Kenapa wajahmu pucat sekali, Siska? Kamu ini niatnya sehat atau mau cari penyakit di gym itu?" tanya Hendri sambil memutar kemudi dengan satu tangan, suaranya terdengar jenuh. "Aku hanya terlalu banyak melakukan cardio, Mas. Aku merasa perlu membakar lebih banyak lemak," jawab Siska datar, matanya menatap keluar jendela kaca yang mulai berembun. "Jangan berlebihan. Ingat umur. Kamu bukan lagi anak usia dua puluh tahun yang badannya bisa dipaksa sehebat apa pun," Hendri tertawa kecil, namun tawa itu terdengar seperti ejekan halus di telinga Siska. "Apakah menurutmu aku sudah terlalu tua untuk terlihat menarik, Mas?" Siska menoleh, menatap suaminya dengan pandangan yang sulit diartik
Last Updated : 2026-03-28 Read more