"Nggak kenal, wajahnya asing bagiku," kata pelayan. "Julia mengeluarkan semua minuman keras yang disimpannya, sepertinya dia mau habiskan dengan cowok itu.""Bawa aku ke sana!" ucap Alex dengan kening berkerut."Mereka di ruangan VIP nomor tiga di lantai dua." Pelayan mengangguk."Julia …." Revan menatap Alex dan berkata, "Wanita cantik yang punya tubuh sangat bagus dan kaki sangat panjang itu?""Iya!" balas Alex dengan terkekeh."Selama beberapa hari ini, apa Tuan Alex masih belum berhasil mendapatkannya?" tanya Revan dengan kaget."Aku juga nggak berdaya. Wanita itu sangat jago minum," kata pemuda bernama Alex. "Dia bilang, asalkan aku bisa buat dia mabuk, aku pun bisa berbuat apa saja terhadapnya, tapi … aku sudah minum dua kali sama dia.""Kemudian?" tanya Revan."Aku sampai masuk rumah sakit untuk cuci lambung," jawab Alex dengan tersenyum getir. "Sekarang aku sedikit mengaguminya. Wanita itu seksi, panas, dan misterius! Aku malah nggak berhasil menyelidiki latar belakangnya."Sam
Read more