Begitu ucapannya selesai, Hamid langsung memberi isyarat dengan matanya kepada beberapa petugas keamanan hotel di sebelahnya. Mereka langsung paham, lalu mengelilingiku dan membawaku masuk ke dalam lift."Pak Ray, benar-benar maaf sekali, semuanya salah manajer kami yang nggak tahu diri!""Benar-benar minta maaf, kami antar Bapak ke atas, mohon jangan tersinggung ....""Tadi kami agak menyinggung, tapi kami hanya pekerja hotel, nggak punya pilihan lain, Pak."Dalam hitungan detik, mereka sudah mendorong dan mengiringiku masuk ke lift.Di belakang, suara Hamid kembali terdengar berusaha memperbaiki suasana, "Kalian bertiga dengar baik-baik! Jangan bikin masalah lagi. Pastikan Pak Ray diantar sampai pintu kamar dengan aman!""Lalu, Pak Ray, kalau Bapak butuh apa pun, telepon saja ke hotel. Akan langsung ada orang yang mengurus. Semua biaya kami tanggung, anggap saja sebagai permintaan maaf kami!"Begitu suara Hamid selesai terdengar, pintu lift pun tertutup.Walau aku samar-samar merasak
Mehr lesen