"Tuan Adrian di mana sekarang?" tanya Rusdi memastikan."Dia tidur di bawah. Dia mabuk berat," jawab Vivian memegang lengan kekar Rusdi. "Ada apa, Rus? Wajahmu sangat marah.""Ferdi menekan saya di taman tadi," kata Rusdi pelan. Dia berusaha keras tidak menatap belahan dada Vivian yang sangat menonjol. "Dia menyuruh saya membawa surat tanah itu besok malam jam delapan di taman belakang."Mata Vivian membulat. Payudaranya bergoyang pelan saat dia tersentak kaget."Gila. Jadi Ferdi mau mencuri proyek Adrian dari belakang," gumam Vivian ketakutan. "Lalu kalau kamu tidak datang bawa surat itu besok, apa yang terjadi, Rus?""Dia bukan cuma mengancam keselamatan saya, tapi juga kamu, Vi," ucap Rusdi mengusap bahu halus Vivian."Mengancamku? Apa maksudnya?""Ferdi bilang akan mengarang cerita ke Adrian. Dia mau menuduh saya punya niat kotor padamu. Ferdi sengaja mau Adrian marah dan menyiksa badanmu. Setelah itu, Ferdi mau mengambilmu untuk dirinya sendiri."Air mata Vivian langsung menetes
Read more