BAB 88Nun jauh di sana, di sudut kota yang berbeda, Arkan sedang duduk di balkon apartemennya sambil menikmati kopi pahit. Tangan kirinya yang masih terbalut perban tebal terasa berdenyut, bersandar di pegangan kursi. Rasa rindu yang ia tahan sejak keberangkatan Zea pagi kemarin mulai membuatnya gelisah. Apalagi, gadis itu tak kunjung membalas pesan-pesannya sejak semalam. Rasa rindu yang sudah menumpuk itu menjadi tak tertahankan, membuatnya ingin terus menerus memeriksa media sosial Zea. Siapa tahu gadis itu mengunggah sesuatu, kan…Arkan membuka laman medsos. Ia mencari akun Zea. Namun, bukan postingan baru dari Zea yang ia temukan, melainkan sebuah "kejutan" yang nyaris membuat ponselnya meluncur bebas ke lantai.Ada sebuah unggahan baru, berupa tautan sebuah foto, yang menampilkan foto candid Zea yang sedang tersenyum, dari akun yang bernama @Arya_Architecture. Zea, gadis itu terlihat sedang makan bersama beber
Last Updated : 2026-03-30 Read more