Sarah tampak sedikit bingung."Tapi gaji yang ditawarkan empat firma terbesar itu mungkin nggak bisa kami samai.""Selama gajinya masuk akal, jenjang kenaikan gajinya jelas, dan kesejahteraannya layak, semuanya masih bisa dibicarakan."Dosen pembimbingnya sengaja memasang wajah serius. "Aku tadinya masih ingin mempertahankanmu tetap di kampus. Eh, kamu malah sudah mencarikan pekerjaan untuk dirimu sendiri?""Prof, aku juga harus cari uang."Semua orang di meja itu tertawa.Dosen dari meja sebelah ikut angkat bicara, "Mahasiswa bimbinganmu semuanya sama seperti kamu, terlalu mengutamakan perasaan. Untuk orang yang belajar hukum, itu bukan hal yang baik.""Apa yang nggak baik? Menjunjung hukum itu penting, tapi memahami kemanusiaan juga sama pentingnya."Kedua profesor itu dulunya adalah teman satu universitas. Bidang penelitian mereka memang berbeda, tetapi hubungan mereka cukup akrab. Akhirnya, kedua meja digabung menjadi satu.Begitu menoleh, Sarah melihat kerah hoodie Sandy yang sedi
더 보기