Belum ada satu jam, Bagas sudah berada di rumah seseorang yang menghubunginya tadi. Dengan mengendarai mobil milik Vanila, pemuda itu menemui rekanan lainnya, yang selama ini telah banyak membantu. Tak lupa Bagas mengajak Vanila untuk membahas rencana selanjutnya. Di rumah sederhana yang tidak terlalu banyak terdapat perabotan itu, Bagas duduk di ruang tamu beserta tiga pria lainnya. Sementara Vanila berada di dapur sedang membuat kopi dan menata camilan yang dibelinya sewaktu di perjalanan menuju ke sini. "Selamat, ya, Gas. Akhirnya lo berhasil nikahin jalang itu," ucap Bang Marco—si empunya rumah, yang berpenampilan paling sangar di antara ke tiga teman Bagas. "Waktu Firman ngabarin semalem, gue kayak gak percaya, Gas," timpal Sandi—teman Bagas, yang bertugas mencari informasi mengenai Roy Darmawan. "Gue sendiri juga masih gak percaya, Bang." Bagas menyandarkan punggung di sandaran sofa. "ternyata gampang banget buat jebak si jalang itu." "Tapi, lo tetep harus hati-h
Última actualización : 2026-03-23 Leer más