Keheningan seketika menyelimuti kamar setelah kalimat itu lolos dari bibir Kaelus.Roselyn tidak langsung menjawab. Ia membalikkan tubuh dalam dekapan hangat Kaelus, menatap langsung wajah pria itu. Di luar jendela, salju Lancaster masih turun dengan lambat, perlahan menutupi noda darah di halaman dengan lapisan putih yang polos.Alam seakan tengah berusaha keras untuk berpura-pura bahwa tidak ada hal buruk yang baru saja terjadi malam itu.Namun, Roselyn tidak bisa ikut berpura-pura abai."Katakan sekali lagi," ucap Roselyn pelan."Aku cuma ingin cari tahu, kenapa kau bisa mengulang waktu, Rose."Ada semburat kegelisahan yang me
Read more