“Pemberitahuan kepada seluruh civitas akademika...”Suara pengumuman tadi masih terngiang, namun bagi Cinta, kebisingan dunia seolah teredam oleh debaran jantungnya sendiri. Ia melangkah keluar dari lorong gedung organisasi dengan perasaan yang masih tertinggal di ruangan sunyi tadi.“Ke mana aja lo, Cin?! Gue panik nyariin lo tau nggak?!”Cinta hampir saja tersedak minuman di tangannya saat teriakan melengking Rara membelah udara. Ia mencoba mengatur napas, menetralkan sensasi aneh yang masih merayap di kulitnya, sisa memori tentang teh hangat dan pria misterius itu.“Ya ampun, Ra. Lebay banget sih lo,” sahut Cinta, berusaha sedatar mungkin meskipun telapak tangannya terasa mendingin secara tidak wajar.“Lebay pala lo!” Rara menghampirinya dengan langkah lebar. Wajah sahabatnya itu adalah perpaduan antara kemarahan level tinggi dan rasa lega yang meluap. “Tadi alarm bunyi, satu gedung heboh lari-larian, dan lo? Lo ilang ditelan bumi! Gue cari ke kelas nggak ada, ke kantin nihi
최신 업데이트 : 2026-02-23 더 보기