“Gue udah bilang... MUNDUR!”Suara Cinta bukan lagi sekadar teriakan, melainkan getaran yang sanggup meretakkan kaca-kaca jendela koridor hotel.Pecahan kristal di tangannya tidak lagi bening.. benda itu membara merah, memancarkan panas yang sanggup melelehkan ubin di bawah kakinya.Arden terlonjak mundur. Asap hitam yang tadi mau melilit leher Cinta mendadak buyar, menguap seperti tersiram bensin. Namun, alih-alih takut, mata Arden berkilat penuh nafsu... bukan nafsu cinta, tapi nafsu akan kekuatan Jangkar yang begitu murni.“Gila... lo beneran bisa menangkal kekuatan gue, Cin?” gumam Arden, suaranya terdengar takjub namun ada nada meremehkan yang terselip.“Lo yang gila, Kak!” balas Cinta. Ia tidak membuang waktu. Dengan gerakan gesit, Cinta langsung menyabetkan kristal itu ke arah muka Arden.Sret! Arden menghindar dengan gerakan yang hampir tidak masuk akal, tubuhnya seperti bayangan yang berpindah tempat. Ia tersenyum tipis melihat ujung kerah jas mahalnya gosong. “Galak banget
최신 업데이트 : 2026-03-12 더 보기