Mendengar penjelasan Yuki Castiella, kilat tajam berkelebat di mata Ryan. Ia mengangkat tangan sebentar, lalu menepuk punggung tangan gadis itu, seolah menyuruhnya berhenti gemetar. Pada saat yang sama, Kesadaran Ilahi Ryan menyebar tanpa suara, membentang sampai radius lebih dari sepuluh kilometer. Dalam sekejap, ia menangkap keadaan di sekitar Gunung Fujika dengan sangat jelas. Fenomena aneh itu hanya menyelimuti kawasan gunung. Di luar wilayah tersebut, langit masih terang benderang, dan dunia berjalan seperti biasa. Artinya, kegelapan yang menelan Gunung Fujika bukan perubahan cuaca alami. Jelas sekali, para roh dan siluman di balik keluarga-keluarga Dukun Bayangan menggunakan Kesaktian untuk membengkokkan langit dan cuaca. Kalau tidak, makhluk semacam mereka mustahil muncul di bawah terik siang tanpa halangan. Baru saja Yuki selesai bicara, tawa dingin mendadak menggema di telinga semua orang. “Pantas anak Keluarga Castiella. Ternyata kau tahu cukup banyak tentang kami.
더 보기