Pagi itu, mentari baru saja menyelinap di balik gedung-gedung beton Jakarta, namun Karin sudah berada di meja kerjanya yang baru sebuah meja kecil tepat di depan pintu ruangan Reno. Ia sengaja datang lebih awal untuk memastikan semua jadwal Reno tertata rapi."Masih pagi sudah cari muka," sebuah suara ketus memecah keheningan.Karin mendongak. Siska, sekretaris senior Reno, berdiri di sana dengan melipat tangan di dada. Matanya menatap Karin dari atas ke bawah, menilai gamis softgreen sederhana yang dikenakan Karin hari ini."Selamat pagi, Mbak Siska. Saya hanya ingin mempersiapkan bahan rapat untuk jam sembilan nanti," jawab Karin dengan nada sesopan mungkin.Siska mendengus, lalu meletakkan setumpuk dokumen tebal di meja Karin. "Ini. Masukkan semua data ini ke sistem pusat sebelum jam sepuluh. Kalau ada satu angka saja yang salah, Pak Reno tidak akan segan-segan memecatmu. Jangan kira karena kamu cantik, kamu bisa bersantai di sini."Ka
Последнее обновление : 2026-01-23 Читайте больше