"Tuan Duke benar-benar keren, Nona! Bagaimana caranya bersikap, dan kata-katanya benar-benar keren!" Sienna kegirangan sendiri.Aline ada di halaman belakang, bermain ayunan dengan Sienna di belakangnya yang membantunya mengayun."Dia kan memang tampan." Aline tersenyum tipis."Tampan? Banyak pria tampan, tapi tidak ada yang semempesona Duke, kan?" Sienna melirik tipis, memperhatikan perubahan ekspresi sang nona."Yah, mungkin dia keren. Lagipula dia seorang Duke.""Anda sudah mulai menyukai Duke, kan?""Tidak! Aku tidak menyukainya!""Baiklah, tapi Anda mulai tertarik, kan?" goda Sienna."Tidak juga!""Jangan bersembunyi begitu, saya lihat, loh, wajah Anda merona saat Duke membela Anda tadi.""Kan dia calon suamiku, sudah kewajibannya membelaku.""Saya bisa mendengar detak jantung Anda dari sini, loh," goda Sienna lagi."Sungguh? Tidak! Aku tidak berdebar! Aku juga tidak merona!" Aline menoleh ke arah Sienna dengan cepat.Sienna tertawa kecil saat melihat wajah sang nona sudah merah
続きを読む