Karin berada di pesta teh, seperti biasanya, ia mengobrol dengan para Lady lain, sedikit menyindir dan membahas rumor di ibu kota. Tentu, topik hangat masih berisi Aline, tak jarang Karin menyelipkan sebuah isu baru soal Aline. Misalnya seperti saat ini. "Saya tidak bermaksud merendahkan Lady Shanzai, hanya saja, bukankah itu keterlaluan? Beliau sampai sekarang tidak menghadiri pesta siapa pun." Karin membuka kipasnya, menutup sebagian wajahnya, matanya agak merunduk. "Itu benar. Itu sangat kelewatan, meski untuk tunangan Duke sekalipun." Lady Miora menimpali, ia masih belum puas untuk menghina Aline. Tapi setidaknya hari ini, mereka semua sudah mengakui Aline sebagai tunangan Duke yang sah, kan? "Apa menjadi tunangan Duke membuatnya lupa diri?" Lady lain menyahuti. "Tidak, jangan katakan hal seperti itu. Mungkin saja itu karena baru pertama kalinya Lady Shanzai merasakan posisi setinggi itu, makanya dia seperti itu." Karin mencoba membela, tentu palsu. "Mungkin memang begitula
続きを読む