Kiran menggandeng tangan Leya masuk ke perusahaan. Atensi semua orang tertuju padanya karena putri dari atasan mereka, kini malah bersama Kiran.“Ingat ya, Leya. Nanti, Kakak Kiran harus kerja, jadi Leya duduk manis nunggu Kakak Kiran selesai, ya.” Kiran lebih dulu memperjelas. Meskipun Leya putri dari pemilik perusahaan, tetapi Kiran harus memastikan Leya tidak membuat masalah untuk staff lainnya.“Ciap, Kakak Kiran. Tapi, nanti Leya boleh minta eckrim?” Leya sedikit mendongak untuk bisa melihat wajah Kiran. Matanya mengedip-ngedip lucu menunggu balasan dari Kiran.“Boleh, nanti Kakak Kiran ajak makan eskrim.”Mereka naik ke lantai divisi pemasaran berada. Sesampainya di sana, semua tatapan staff tertuju pada Kiran dan Leya.“Kiran, kenapa Nona Leya sama kamu?” Salah satu rekan kerja Kiran mendekat. Dia tersenyum pada Leya, sebelum menatap kembali pada Kiran.“Bu Ayudhia masih di rumah sakit karena melahirkan, sedangkan dia tidak mau di rumah dengan pelayan. Jadi, aku membantu menjaga
Baca selengkapnya