~ Aku mencintaimu dengan tulus, tapi mengapa kamu membalasnya dengan pengkhianatan? ~ Abhimana PratamaAbhi akhirnya menyusul Ayla ke kamar.Dadanya terasa sesak sejak tadi, seolah ada sesuatu yang terus menekan dari dalam. Ia tak sanggup lagi memendam semua yang selama ini ia simpan sendiri. Malam ini, ia harus bicara. Meski kata-kata itu akan melukainya lebih dalam.“Ayla…” panggilnya lirih.Ayla berdiri membelakanginya, kedua tangannya menggenggam ujung selimut di atas ranjang. Tubuhnya kaku, seakan sudah menebak arah pembicaraan ini akan berakhir ke mana.“Aku sudah memberikan segalanya padamu,” lanjut Abhi, suaranya bergetar. “Termasuk hatiku. Kamu tahu itu, kan?”Ia melangkah mendekat, meraih wajah Ayla dengan kedua tangannya. Sentuhannya lembut, penuh kehati-hatian, seolah wanita di hadapannya bisa hancur kapan saja. Air mata yang sejak tadi ia tahan akhirnya jatuh begitu saja, membasahi pipinya.Di hadapan Ayla Shanaya, Abhimana Pratama selalu kalah.Ayla tak berani menatap su
Última actualización : 2026-01-29 Leer más