Maria mendapatkan gaun putih yang cantik. Dia merapikan diri di depan cermin.“Kamu sekretaris Vito.” Maria melihat pantulan bayangan Monica dari cemin. “Ya. Tuan Vito mau saya menjaga Anda,” ucap Monica.“Berapa lama kamu bekerja?” Maria memutar tubuh menghadap Monica.“Baru satu minggu,” jawab Monica.“Apa kamu berniat merayu Vito dan naik jabatan menjadi Nyonya muda?” Maria menatap Monica.“Aku lebih tertarik memiliki uang dari usaha sendiri dan bukan mengharapkan harta para pria kaya,” tegas Monica dengan senyuman.“Untuk apa aku kuliah tinggi-tinggi dan mendapatkan beasiswa. Jika akhirnya hanya menjadi wanita yang bergantung pada pria,” lanjut Monica.“Aku terlahir di keluarga kaya. Kuliah hanya untuk mendapatkan gelar, tetapi keluargaku tidak menuntutku untuk bekerja,” balas Maria.“Jika aku mau menikah. Ada banyak pria yang mau melamarku,” lanjut Maria dengan sombongnya.“Maaf, Nona. Bukankah Anda tunangan Tuan Sean? Tetapi, pria itu menikah dengan wanita lain yang bahkan berag
Baca selengkapnya