Lampu kabin redup, hanya menyisakan bayangan wajah-wajah tegang. Sean berdiri tegak keluar dari kursinya dengan tetap tenang, ketika para penjahat maju dengan langkah kasar. Senjata mereka berkilat di bawah cahaya lampu darurat, suara dingin mengancam.“Jangan coba-coba melawan. Kau ikut aturan kami, atau semua orang di sini akan menanggung akibatnya.” Penjahat berdiri di depan Sean. Pria itu memperhatikan sang mafia muda yang menatapnya tanpa ekspresi.Sean menatap lurus. Para penjahat semakin mendekat, satu di antaranya menekan bahu Sean, seolah menegaskan bahwa ia kini menjadi pusat perhatian. Penumpang lain menahan napas, menyadari bahwa keselamatan mereka bergantung pada keberanian Sean menghadapi ancaman.“Hahaha. Benar-benar masih muda dan berani. Apa kamu tidak sejahat ayah dan kakek kamu? sehingga rela berkorban untuk para penumpang.” Pria itu bisa melihat sorot mata Sean yang tidak takut sama sekali.“Aku tidak sedang berkorban, tetapi kita akan mati bersama di sini.” Sean t
Last Updated : 2026-02-09 Read more