"Ada kejutan untukmu, Marvin," suara Arthur yang biasanya santai berubah serius. Marvin menatapnya bingung, mencoba mencari tahu maksud di balik kata-katanya. "Kejutan?" Marvin sempat melirik ke arah Alina, berharap dia bisa memberiku petunjuk, tapi tatapannya justru membuatku semakin penasaran. "Masuklah!" perintah Arthur dengan suara baritonnya yang tegas. Tak lama, seorang pria memasuki ruangan. Mataku melebar saat sosok itu semakin mendekat. "Leo..." Marvin nyaris tak percaya, dia benar-benar ada di sini. Leo tersenyum hangat lalu memeluk Marvin dengan erat. Hatinya berdebar, pertemuan yang sudah lama di tunggu akhirnya terjadi. "Selamat datang kembali, Leo. Kali ini kau dan Hugo akan menjadi kaki tangan menantuku," kata Arthur dengan senyum penuh arti, menatap mereka berdua. "Terima kasih, Tuan. Aku akan bekerja dengan baik membantu Marvin dalam menjalankan tugas," balas Leo penuh keyakinan. Obrolan mereka pun berlangsung lebih hangat dari biasanya. Sementara itu,
Read more