Tak lama kemudian, helikopter datang, dengan cepat Julian dimasukkan ke dalam helikopter., lalu Julian segera dilarikan ke rumah sakit bersama Marvin dan Alina. Sementara Richard ditinggalkan di sana, sendirian bersama anak buahnya yang sudah terkapar.Sesampainya di rumah sakit, Marvin hanya bisa menatap Julian yang segera dibawa ke ruang operasi. Tangan para medis bergerak cepat menghentikan pendarahannya, tapi dia tahu, di balik tindakan itu ada pertarungan antara hidup dan mati.Sementara Alina dibawa ke UGD, dan Marvin tetap berada di samping Alina, meski rasa sakit dari lukanya belum sepenuhnya sembuh.Beberapa saat kemudian, Arthur akhirnya muncul, langkahnya tergesa-gesa menuju ke ruang UGD. Perasaannya pun mulai lega, begitu melihat putrinya dalam keadaan baik. Saat ia memeluk Alina, ada haru dan kebahagiaan yang tulus di matanya."Kau sudah kembali, Nak. Ayah sangat mencemaskanmu," suaranya berat, menahan tangis saat dirinya bisa memeluk kembali putrinya."Ayah... Aku sanga
Last Updated : 2026-05-02 Read more