“Bertemu teman lama… selalu menyenangkan.” Kalimat itu seolah mengambang di udara yang beraroma parfum, bedak, dan brandy di aula utama Kastil de Mably. Musik gesek mengalun lembut dari sudut ruangan, bercampur dengan suara percakapan para bangsawan yang memenuhi aula. Para pelayan bergerak cepat membawa baki sampanye, anggur, dan kudapan kecil. Namun bagi Alize, semua itu tiba-tiba terasa jauh ketika melihat Cedric berdiri beberapa langkah di depannya. Corentine membalas dengan anggukan singkat. “Tentu saja, Lord Courcy.” “Aku dengar… kau datang bersama ayahku,” ujar Alize, terlambat beberapa detik untuk bereaksi. Tatapan Cedric masih sama. Tenang. Hangat. Dan sangat mengenal dirinya. Itu membuatnya agak gugup, terutama karena Corentine berdiri di sebelahnya. “Benar, Duchess,” ujarnya. “Kau pasti sudah tahu, aku menginap di Manor Deschanel.” Ia berhenti sebentar, dan masih menatap Alize. “Seperti yang biasa aku lakukan sejak dulu.” Alize terdiam dan semakin merasa tak
Read More