Mereka makan malam tanpa Corentine. Alize menyadari bahwa selama ini ia terbiasa memandangi Corentine yang makan di ujung meja sembari menikmati makanannya sendiri. Corentine selalu makan dengan tenang. Tanpa bunyi lidah, nyaris tanpa denting piring, lalu setelah selesai menaruh garpu dan pisaunya di tengah piring dengan rapi. Ujung meja itu sekarang kosong. Alize menunduk, mengamati isi piringnya tanpa selera. “Anda melamun, Yang Mulia.” Gwen menegurnya dengan halus. Kepala pelayan segera mendekat dengan wajah khawatir. “Yang Mulia, apakah makanannya tidak berkenan? Saya akan menyuruh koki membuatkan yang lain…” Lady Julia menoleh kepadanya dengan curiga. “Kau sakit lagi, Duchess?” Hanya Troy yang menatapnya tanpa bicara sembari meneguk isi gelasnya. “Tidak, tidak,” ujar Alize, kewalahan dengan perhatian itu. “Aku baik-baik saja.” “Kita harus memanggil dokter,” ujar Lady Julia dengan ketegasannya yang biasa. “Siapa tahu kali ini…” “Lady Julia…” Alize hendak memban
Read more