"Dia sangat cantik, ya?"Damian terperanjat. Ia mendapati Freddie entah sejak kapan sudah berdiri di sampingnya, memecah fokus Damian yang sejak tadi terkunci pada satu objek. Senyum di bibir tuanya yang mulai keriput itu tersungging jahil, sebuah ekspresi yang praktis membuat Damian mendadak salah tingkah, seperti seorang remaja yang tertangkap basah menyimpan rahasia besar."Kapan ya terakhir kali kamu terlihat sebahagia ini?" Freddie menggantung kalimatnya sejenak, menatap profil samping Damian dengan saksama. "Mungkin saat Mrs. Harding masih hidup."Damian terhenyak. Ia tidak menjawab, lidahnya mendadak kelu karena nama itu disebut. Namun, jauh di dalam lubuk hatinya, ia mengamini pernyataan itu dalam diam. Tanpa mengalihkan tatapannya sedikit pun dari sosok Fraya yang berada beberapa meter di depannya, gadis itu sedang asyik memberikan pakan kepada seekor sapi besar-Damian bergumam menyetujui, lebih kepada dirinya sendiri."Dia sungguh cantik, Freddie. Dia juga sering membu
Read more