"Tapi setiap perempuan akan sangat suka perhatian dari pasangannya, Tuan," ucap Aditya lagi, mendapat anggukan setuju dari Cleo, "Nyonya juga pasti suka bila terus dimanja dan diperhatikan oleh Tuan." "Ya, benar, Tuan," ucap Cleo, "dan Siena … pecat saja dia." "Tidak bisa. Dia masih sangat penting dan bermanfaat di perusahaan," jawab Alaric santai. Tiba-tiba saja pintu ruangan Alaric dibuka, membuat ke-tiga pria itu langsung menoleh ke arah sosok perempuan yang berdiri di ambang pintu. Aeza mengerjap beberapa kali, menatap suaminya dan ke-dua asisten suaminya dengan ekspresi kaku dan gugup. Aura di ruangan ini terlalu mistis. Aeza pikir isinya dedemit, ternyata suaminya dan ke-dua asistennya. "Nyonya," sapa Aditya dan Cleo secara bersamaan, membungkuk kecil pada Aeza. Sedangkan Alaric, dia buru-buru bangkit lalu menghampiri Aeza. "Kenapa kau bangun, Eza?" tanya Alaric lembut, "butuh sesuatu? Atau kau menginginkan sesuatu?" Aeza menggelengkan kepala. Alaric meng
Last Updated : 2026-04-20 Read more