Mata memerah yang membengkak, terdapat beberapa goresan di sekitar mata Salsa yang mungkin disebabkan dari gesekan antara pakaiannya dan matanya. Hidungnya memerah dan bibirnya pucat pasi. Alisnya mengerut tampak menahan rasa sakit yang membuat Akas ketakutan setengah mati."Salsa? Salsa? Sayangku?" Akas memanggilnya berulang kali namun yang ia dapati hanya kesunyian. Tubuh Salsa masih bergetar seperti sebuah memori otot yang telah lama terjadi. Selain rasa takut, Akas kini juga meluap dengan penuh amarah. Tidak lama mereka berpisah, namun kondisi Salsa menjadi begitu kacau."Brengsek, sebenarnya apa sih yang dia lakukan? Hendry, jika aku melihat wajahmu, aku janji aku akan memukulmu dengan keras." Gumam Akas dengan marah. Ini adalah kali pertamanya dalam hidupnya yang selalu tenang dan monoton, Akas mengetahui bahwa ia bisa merasakan amarah yang begitu membara membakar hatinya dan membuat dadanya terasa sesak.Ia memeluk Salsa erat dengan tangan gemetar yang bahkan tidak disadarinya,
Read more