Malam itu, Devi mengajak Rio dan Maudy untuk makan malam. Suasana dinner di meja makan malam itu terasa jauh lebih hangat bagi semua orang, kecuali Maudy. Devi dan Haris duduk di ujung meja dengan wajah berseri-seri, sementara Rio sibuk mengupas buah untuk Maudy. Sebuah pemandangan yang terasa sangat palsu di mata Maudy."Maudy, Mama sudah bicara dengan Papa. Mulai besok, Mama ingin kamu berhenti ke kantor. Biar Rio yang mengurus semuanya. Kamu cukup fokus pada kesehatan janinmu saja di rumah,” Devi memulai pembicaraan sambil meletakkan sendok peraknya.Maudy tertegun, tangannya yang memegang gelas jus jeruk membeku. "Tapi Ma, proyek pengembangan di divisi saya sedang di puncaknya. Saya masih sanggup kalau hanya sekadar memantau operasional.""Tidak ada bantahan, Sayang," potong Haris dengan nada tegas namun tenang. "Ini cucu pertama Papa dan Mama. Kami tidak mau kamu kelelahan atau stres karena urusan kantor. Rio sudah cukup kompeten untuk mengambil alih tugasmu sementara waktu,”
最終更新日 : 2026-03-06 続きを読む