Malam mulai menyelimuti Kota Zurich. Lampu-lampu gedung di seberang hotel memantul indah di permukaan danau, menciptakan pemandangan yang memanjakan mata. Tristan melangkah tenang memasuki restoran hotel. Jas abu-abu gelap yang dikenakannya membuat pria itu tampak semakin berwibawa. Baru beberapa langkah memasuki restoran, langkahnya perlahan terhenti. “Tristan?” Suara wanita itu terdengar begitu akrab. Tristan menoleh, kedua alisnya sedikit terangkat. “Yolanda.” Yola yang baru saja berdiri dari kursinya ikut tampak sama terkejutnya. “Astaga ... ini beneran kamu, Tris." Wanita itu terkekeh pelan sambil menghampiri. “Aku kira tadi salah lihat.” “Saya juga,” tatapan Tristan menyapu restoran sesaat. “Kamu sedang liburan?” “Iya.” Yola mengangguk. “Lagi cuti beberapa hari,” ia tersenyum tipis. “Nggak nyangka aja dunia ternyata sempit. Dari sekian banyak Negara, kita malah ketemu di Swiss.” Tristan hanya mengangguk kecil. “Kebetulan.” Yola menatap pria itu beberapa detik, lalu ter
Read more