Aku tak bisa menahan diriku untuk tidak tersenyum. Namun, ini bukanlah senyum manis yang aku ciptakan karena aku bahagia. Jauh dari pada itu. Mau dipikirkan berkali-kali pun, penawaran darinya tidaklah buruk. Malah sejujurnya itu adalah jenis penawaran paling menggoda yang pernah aku dengar dari seorang manusia. Aku memang benci gagasan untuk tinggal bersamanya, hal itu tidak terbantahkan. Namun disaat yang sama aku juga terbuka terhadap gagasan pelunasan dari hutang ibuku. Itu berarti aku tidak perlu bekerja terlalu lama dengannya. Tetapi sekali lagi, kewaspadaanku tidak turun secepat itu. Aku menatap dia dengan penuh curiga, terutama karena ia tahu terlalu jauh seluk beluk urusan pribadi yang tidak pernah aku bagi kepada siapapun.“Kau benar-benar iblis, Jarrel.”“I am,” jawabnya dengan lugas dan puas. “Jadi tertarik?”“Buktikan dulu padaku sekarang juga,” tantangku. Aku tahu mahluk satu itu selalu suka akan tantangan dan seringai yang ia perlihatkan setelah aku berkata demikian ter
最後更新 : 2026-03-18 閱讀更多