"Gak mungkinlah, Sayang. Kamu tahu sendiri kalau aku sangat mencintai kamu, jadi mana mungkin aku berbuat seperti itu di belakangmu," jawab Bimo dengan tawa yang dipaksakan. "Aku benar-benar melakukan olahraga dan gym setiap dua minggu sekali agar aku lebih kuat melayanimu di atas ranjang. Aku hanya ingin membahagiakanmu. “ Sella terdiam sejenak, lalu ia menghela nafas panjang dan memeluk Bimo lebih erat. "Maafin aku ya, Mas. Dulu aku terlalu kasar sama kamu dan selalu merendahkan kamu. Tapi jujur, meski kamu udah hebat banget sekarang, aku masih merasa kurang. Aku hampir dapat double klimaks yang ketiga tadi. Rasanya udah di ujung banget, tapi tiba-tiba kamu udah tumpah duluan." Sella mendengus kecil, ada nada tidak puas yang masih tertinggal di suaranya. "Padahal kalau sedikit lagi kamu tahan, mungkin aku bakal merasa jadi wanita paling bahagia malam ini.” Hati Bimo mencelos. Lagi-lagi Sella belum puas? Padahal ia sudah menguras tenaganya, mempraktekkan semua trik dan pela
続きを読む